Ingin terlihat jantan di depan pasangannya, tak sedikit para kaum adam menggunakan obat tahan lama seperti viagra. Sebab, penggunaan obat semacam ini bisa membuat penis ereksi lebih lama.

Namun, tahukah Anda jika ereksi berlama-lama justru berbahaya? Sebelum menjawab pertanyaan ini sebaiknya kita perlu tahu apa itu ereksi.

Ereksi merupakan pengumpulan darah di jaringan Mr P yang bisa membuatnya menjadi kaku. Viagra bisa melebarkan pembuluh darah sehingga Mr P bisa menahan lebih banyak darah.

BACA JUGA  Foto-foto “Before” dan “After” yang Bakal Bikin Anda Ingin Ubah Gaya Hidup
Loading...

Priapisme akan terjadi jika darah terjebak dan tidak mengalir lagi keluar setelah melakukan seks. Nah, di sini lah letak berbahayanya, menurut para ahli, demikian dilaporkan Menfitness.

Pasalnya, Mr P tidak mendapatkan cukup oksigen baru dan bisa saja menyebabkan luka jika ereksi berkepanjangan atau kurang lebih selama dua jam. Ini juga bisa menyebabkan kerusakan jaringan kritis jika ereksi terjadi selama empat jam.

BACA JUGA  Menghilangkan Jerawat Dan Bekasnya dengan Kopi Hijau

Menurut ahli, kondisi ini lebih sering ditemukan pada lelaki berusia senja. Sebab, mereka paling sering menggunakan obat semacam viagra.

BAGIKAN