Konsumerisme masyarakat modern sekarang, menuntut para orang tua dan kalangan anak muda yang dalam usia produktif kerja untuk semakin giat dalam mengumpulkan pundi-pundi keuangan mereka sekuat dan sebaik mungkin. Biaya hidup yang makin tinggipun mulai membuat resah masyarakat akan kesejahteraan kehidupan mereka kelak. Berbagai cara mereka jalani, mulai dari berkerja fulltime, partime di tempat lain atau bahkan memiliki bisnis online sebagai pendapatan sampingan mereka.

Yang berjiwa entepreunerpun mulai menimbang-nimbang tentang apa peluang usaha yang menjanjikan? Masa depan tentu tidak bias digantungkan pada jenjang karier tertentu dikarenakan, keterbatasan usia produktif kita akan membuat kita tidak maksimal lagi dalam bekerja kantoran.

Jalan keluar terbaik untuk untuk usia yang sudah tidak produktif adalah berwirausaha. Bahkan dikalangan anak muda sekarang,berwirausaha adalah hal yang menarik untuk ditekuni karena tidak terikat dengan kontrak perintah kantor dan dapat fleksibel dari segi waktu. Apalagi untuk kaum milenial yang memiliki segudang minat pada bermacam-macam aktifitas social formal maupun informal, sehingga yang mereka butuhkan adalah manajemen waktu terbaik.

Namun menjadi pemula dalam bisnis tidaklah mudah. Awamnya dan sedikitnya pengetahuan masyarakat dalam memulai suatu bisnis, membuat mereka ragu-ragu dalam mengambil keputusan berwirausaha. Ketidaktahuan harus memulai dari mana, memilih usaha bisnis apa dan bagaimana menjalankannya, selalu menjadi pertanyaan utama bagi para wirausahawan baru. Lantas, kira-kira peluang usaha yang menjanjikan apa yang dapat kita pilih, yang mudah dipelajari dan dijalani?

Mari kita cari tau jenis usaha yang ada yang dapat kita kelompokkan terlebih dahulu. Tanyai diri kita sendiri, apakah kita tertarik pada usaha jual-beli barang, usaha jasa, usaha kuliner atau bahkan memproduksi barang-barang tertentu? Jika kita tidak memiliki keahlian khusus, maka tentu akan sangat mustahil bagi kita untuk memikirkan peluang usaha yang menjanjikan.

Lantas apakah ada peluang lain bagi pemula bisnis yang tidak memiliki keahlian khusus? Tentu ada! Jika kita tidak dapat memasak, tidak memiliki skill jasa tertentu atau memproduksi sesuatu, kita dapat memberdayakan aset keuangan kita sebagai modal investasi pada usaha yang sudah berjalan. Apakah ada orang-orang yang mencari investor tambahan untuk usaha mereka yang sudah berjalan? Jawabannya adalah iya dan tidak.

Karena selalu ada bisnis yang masyarakat pada umumnya jalankan, berasal dari hasil kongsinyasi saham dari satu sampai dua investor, atau bahkan usaha yang tengah maju dan berkembang juga selalu memerlukan dana segar tambahan dari investor-investor baru lainnya agar binis mereka semakin berkembang. Dari aspek inilah, kesempatan menjadi investor baru terbuka lebar untuk kita.

Bagaimana jika kita memiliki keterbatasan dana tetapi kita juga ingin terjun dalam bisnis tertentu karena memang tidak menginginkan pekerjaan kantoran? Kita dapat memilih satu peluang usaha yang menjanjikan yaitu dengan bisnis bersistem waralaba/franchise atau juga biasa kita dengar dengan istilah kemitraan.

Terlebih dahulu mari kita cari tau apa itu waralaba? Waralaba adalah hak untuk menjual suatu produk atau jasa yang dilakukan berdasarkan suatu perjanjian antara pihak pemilik atau pemrakarsa usaha dengan pihak pemohon kerjasama usaha. Hal lai yang biasanya ditanyakan adalah, apakah bisnis waralaba ini adalah peluang usaha yang menjanjikan? Jika iya, dalam bidang apa bisnis waralaba ini dapat meraup keuntungan yang menggiurkan?

Dalam hal ini, apa yang menjadi kebutuhan utama masyakarat adalah pemicu utama suatu usaha tetap dibutuhkan produk atau jasanya oleh masyarakat. Kebutuhan utama manusia selain minuman, tentunya adalah makanan. Makanan memiliki pangsa pasar yang luas, karena peminatnya berasal dari semua kalangan usia. Selain itu, masyarakat milenial sekarang tidak hanya memburu makanan berat pada umumnya, trend makanan kekinian yang merambah menjadi jajanan kekinian, sangat digemari oleh masyarakat. Bahkan tidak hanya makanan, trend minuman kekinianpun mulai marak diburu oleh masyarakat di kota-kota besar maupun pelosok desa yang jelas jauh dari kehidupan metropolitan, tapi juga ingin menikmati era perkembangan trend kuliner modern.

Tidak dipungkiri lagi, Waralaba atau Franchise Kuliner menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Dari segi penikmat atau customer, bisa berasal dari bermacam-macam golongan usia, mulai dari anak-anak hingga kakek-nenek. Dari segi kebutuhan,di masa sekarang makanan tidak hanya lagi menjadi kebutuhan di saat lapar, tapi juga jadi pemuas indra perasa kita disaat kita belajar atau bahkan bekerja atau hanya sekedar meghabiskan waktu luang.

Jika ditinjau dari segi harga penjualan produk kuliner, ragam kuliner masih terjangkau dan dapat dibeli olah siapapun juga, mulai dari kelas waralaba kaki lima hingga kelas bintang lima. Mudahnya sistem waralaba atau franchise kuliner, membuat siapapun dapat menggunakan kesempatan ini tanpa berpikir panjang.

Karena biasanya, para pebisnis yang membuka kesempatan waralaba kepada khalayak umum ini, selalu merinci paket modal waralaba mereka secara lengkap dengan total pengeluaran dan keuntungan atau BEP yang akan segera dinikmati oleh pengguna atau pembeli waralaba kemitraan mereka. Tidak hanya itu saja, mereka juga melengkapi berbagai macam fasilitas iklan dan promosi untuk para calon pembeli waralaba. Sarana iklan yang biasa mereka gunakan adalah melalui offline (dibuatkan roll banner atau spanduk) dan melalui cara online menggunakan media sosial seperti facebook, instagram maupun sarana komunikasi online lainnya.

Bagaimana cara kita mengukur peluang usaha yang menjanjikan tersebut? Tentu dapat kita lihat dari table BEP atau pengembalian keuntungan yang akan kita dapatkan setiap bulannya. Semakin singkat jangka waktunya, maka semakin baik usaha waralaba tersebut. Selain itu apa kategori peluang usaha yang menjanjikan dari waralaba yang dapat kita nilai dari awal? Tentu saja dari jenis dan rasa produk tersebut.

Semakin berbeda atau unik suatu produk dan semakin enak rasa yang ditawarkan, maka tentu akan semakin mendatangkan banyak peminat. Jika produk waralaba yang kita ambil terlalu banyak pembuatnya dipasaran, maka persaingan akan semakin ketat dan akan semakin sulit dalam kita menjualnya. Produk yang dijual tentu harus memiliki cita rasa khas tersendiri yang tidak ada pada produk waralaba kuliner lainnya.

Langkah selanjutnya yang perlu dicermati tentang peluang usaha yang menjanjikan yaitu, dari segi manajemen pemilik utama waralaba. Cermati mengenai biaya waralaba yang kita beli apakah lifetime pemakaian logo usahanya atau hanya besifat temporary dan harus kita perpanjang per tahun kontrak. Kemudian cari tahu juga mengenai biaya komisi, apakah ada atau tidak?

Tentu peluang usaha yang menjanjikan tidak akan memberikan sistem kelola manajemen yang berantakan dan tidak akan membebani pembeli waralaba dengan bebagai macam biaya yang tidak perlu serta aturan manajemen yang kaku atau ribet. Kelenturan waralaba dana baik tidaknya sistem manajemen suatu waralaba kuliner, akan berpengaruh besar pada tingkat pelayanan dan komunikasi kepada para customer.

Setelah menentukan waralaba kuliner mana yang akan kita ambil, tentu langkah selanjutnya adalah berkomitmen dalam usaha, berusahalah patuhi jam buka dan tutup sesuai yang ada dalam perjanjian waralaba, sehingga customer dapat terus melakukan transaksi di gerai Anda. Hal terakhir adalah lakukan usaha dengan penuh ketekunan dan semangat, karena peluang usaha yang menjanjikan sekalipun, tidak akan dapat maju dan berkembang jika kita tidak berusaha keras di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *