Salah satu kecemasan yang kerap menggelayuti hati para ibu adalah kondisi kesehatan anak. Tak jarang, berat badan dan tinggi badan menjadi patokan kesehatan sang anak. Para ibu lain pun tak sedikit yang memberikan kritikan, sindiran, hingga gunjingan bagi ibu lain yang memiliki anak terlalu kurus atau terlalu gemuk.

Cara Menghitung Berat dan Tinggi Anak

Pada dasarnya seorang anak yang memiliki tubuh kecil tidak berarti dirinya tidak normal. Hal ini bukan menjadi tolok ukur yang baku dalam menilai kesehatan anak. Ada rumus yang bisa digunakan untuk menghitung berat badan dan tinggi badan ideal anak. Rumus tersebut bertajuk IMT (Indeks Massa Tubuh) atau dalam bahasa Inggris disebut BMI (Body mass index).

Cara penghitungannya yaitu angka berat anak dibagi dengan tinggi badannya, kemudian dikali tinggi badan anak. Status gizi anak normal dapat diketahui berdasarkan angka BMI yang tertera sesuai standar WHO. Bila standar gizi tidak sesuai dengan angka patokan, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk memperbaiki status gizinya secara perlahan.

Persiapan Menghadapi Masa Pubertas Anak

Berat badan dan tinggi badan ideal anak agaknya memang menjadi sebuah persoalan klasik yang jadi perbincangan kaum ibu. Terlebih bila anak sudah berada pada usia sekolah antara 6-12 tahun. Biasanya tanda pubertas sudah dimulai. persiapan orang tua dalam menghadapi pubertas anak diperlukan, terlebih bila anak sudah menstruasi atau mengalami mimpi basah.

Orang tua perlu pemahaman yang ekstra mengenai pubertas. Hal ini juga bersinggungan dengan rasa penasaran anak terhadap edukasi seks, ketertarikan dengan lawan jenis, dan sebagainya. Tak hanya memperhatikan gizi yang lengkap untuk mensejajarkan dengan perkembangan, tetapi orang tua juga harus peka dan waspada terhadap pergaulan putra dan putrinya.

Zat Gizi untuk Menyeimbangkan Pola Makan Anak

  • Kebutuhan Anak terhadap Kalsium

Pertumbuhan berat badan dan tinggi badan ideal anak bisa dioptimalkan dari pemberian kalsium yang baik untuk perkembangan tulang. Dengan terpenuhinya kalsium, maka tulang akan lebih kuat, tidak mudah keropos, sehingga tubuh anak pun dapat berkembang secara optimal.

Kalsium juga diperlukan untuk perkembangan jantung. Meski porsi kebutuhannya kecil, tetapi adanya pembekuan darah atau disfungsi otot bisa juga disebabkan oleh kurangnya kalsium dalam tubuh anak. Tentu semua orang tua ingin anak-anak mereka sehat bukan?

Menurut Kementerian Kesehatan, jumlah pemenuhan kalsium juga akan berpengaruh pada berat badan dan tinggi badan ideal anak. Besarnya jumlah dapat disesuaikan dengan usia anak. Kebutuhan kalsium untuk usia 1-9 tahun adalah 500 mg/hari, sedangkan untuk usia 10-18 tahun membutuhkan 1200 mg/hari.

  • Kebutuhan akan Vitamin D

Kebutuhan anak terhadap vitamin D diperlukan sebagai salah satu bahan penyerapan kalsium dalam makanan. Hal ini tentu akan membantu zat dalam makanan bisa tersalurkan dengan baik untuk tubuh. Umumnya, vitamin D terdapat dalam berbagai produk susu dan turunannya seperti keju dan yogurt.

Fakta tersebut memberikan indikasi bahwa kebutuhan anak terhadap vitamin D juga akan berpengaruh pada berat badan dan tinggi badan ideal anak. Hal ini dikarenakan vitamin D masih bersinggungan dengan penyerapan kalsium yang bermanfaat untuk tulang. Kaitan ini tidak dapat dipisahkan.Untuk usia 1-18 tahun, Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin D anak dalam porsi minimal sebanyak 15 mg/ hari.

  • Kebutuhan Protein

Protein merupakan salah satu zat gizi yang diperlukan untuk memperbaiki jaringan yang rusak. Kebutuhan akan protein akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang khususnya pada berat badan dan tinggi badan ideal anak. Penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang kerap makanan yang mengandung protein hewani yang besar, akan cenderung lebih tinggi dibandingkan anak seusianya. Begitu pula sebaliknya.

Pemenuhan kebutuhan protein pada usia 7-9 tahun adalah sebesar 49 gram/hari, sedangkan usia 10-12 tahun adalah sebesar 56 gram/hari untuk anak laki-laki, dan 60 gram/hari untuk anak perempuan. Jumlah untuk anak perempuan lebih besar dikarenakan lebih banyak hormon aktif yang sedang berkembang pada anak perempuan dibandingkan anak laki-laki.

  • Kebutuhan akan Serat

Tak terkecuali kebutuhan serat, pemenuhannya dibutuhkan untuk mencapai berat badan dan tinggi badan ideal anak. Pada dasarnya lemak merupakan bagian dari karbohidrat. Hanya saja zat gizi satu ini termasuk dalam bagian karbohidrat kompleks tanpa kalori, sehingga pemenuhannya juga harus sesuai dengan porsi tubuh anak.

Porsi pemenuhan serat pada anak usia 4-6 tahun sekitar 22 gram/hari. Untuk anak usia 7-9 tahun membutuhkan minimal 26 gram/hari, sedangkan untuk usia 10-12 tahun pemenuhan serat anak laki-laki sejumlah 30 gram/hari dan anak perempuan butuh 28 gram/hari. Sudahkan Anda memenuhi kebutuhan serat harian anak-anak di rumah?

  • Kebutuhan Anak terhadap Zat Besi

Zat besi merupakan salah satu zat gizi dalam tubuh yang memiliki 70% kekuatan pembentuk hemoglobin dalam darah. Oleh karenanya, pemenuhan zat gizi satu ini sangat dibutuhkan terutama pada anak-anak. Hemoglobin merupakan zat dalam darah yang bertugas mendistribusikan makanan dan penyaluran oksigen hingga ke otak.

Bila takaran umumnya tidak terpenuhi, maka permasalahan berat badan dan tinggi badan ideal anak juga akan tercipta dengan sendirinya. Semua zat baik dalam tubuh manusia harus sesuai dengan takarannya agar kondisi tubuh bisa beraktivitas dengan maksimal tanpa adanya gangguan kesehatan.

Asupan zat besi sebesar 9 mg/hari dibutuhkan anak usia 4-6 tahun. Untuk usia 7-9 tahun  buruh 10 mg/hari. Untuk usia 10-12 tahun, anak laki-laki butuh 13 mg/hari sedangkan anak perempuan butuh 20 mg/hari.

Dengan memenuhi seluruh elemen gizi dan mengetahui cara menghitung berat badan dan tinggi badan ideal anak, Anda bisa langsung mempraktekkannya di rumah. Pastikan anak-anak mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi untuk tumbuh kembangnya secara optimal.

Sebagai orang tua, Ibu wajib memantau tumbuh kembang anak, termasuk berat badan dan tinggi badan anak. Ibu harus bisa memastikan anak memiliki berat badan dan tinggi badan yang ideal. Untuk itu, Ibu perlu tahu bagaimana cara menghitung berat dan tinggi badan yang ideal pada anak. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *