Sebernarnya apa pengertian usaha? Usaha adalah gaya atau perpindahan tenaga demi menghasilkan sesuatu, entah sesuatu yang sifatnya bekerlanjutan atau terus-menerus, atau bahkan sesuatu yang sesekai dilakukan.  Sulitnya mencari lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian atau sesuai dengan minat dan keinginan, membuat generasi milenial sekarang hilang arah tentang apa yang harus mereka kerjakan untuk membangun masa depan yang mereka idamkan.

Meningkatnya biaya kebutuhan pokok dan biaya hidup di banyak aspek kehidupan, memulai membuat orang tua berpikir keras untuk menghasilkan pemasukan tambahan agar kehidupan meraka dan anak-anak lebih sejahtera. Tidak sedikit bahkan dari kalangan ibu rumah tangga, mahasiswa semester awal bahkan para kepala keluarga yang bekerja kantoran, mereka mencari usaha sampingan. Macam-macam usaha yang mereka mulai minati dan geluti demi mendapatkan penghasilan yang lebih, baik dari usaha jasa, perdagangan atau bahkan memproduksi sesuatu.

Apa sebenernya  permasalahan orang pada umumnya, yang membuat mereka tertarik pada macam-macam usaha? Alih-alih hanya berfokus pada satu job jabatan di perkantoran atau perusahaan, banyak orang sangat berantusias mengelola bisnis atau usaha tambahan. Tentu selain karena desakan demi memenuhi kebutuhan hidup, umur pekerja juga menjadi masalah banyaknya orang memilih menjadi wirausahawan.

Dalam lingkup kantor atau perusahaan, tentu mereka hanya memerlukan orang dengan usia produktif saja yang akan mereka pekerjakan. Berapa usia produktif yang dimaksud? Mulai dari minimal 20 tahun hingga 45 tahun. Jika lebih dari atau kurang dari tentu saja tidak akan mendapat kesempatan kerja dalam kantor atau perusahaan. Hal lain yang menjadi faktor kendala dalam kerja kantoran adalah banyaknya persyaratan dan kriteria yang harus mereka penuhi demi melamar pekerjaan tersebut.

Sebut saja seperti, diwajibkan berstatus single atau belum menikah, jenjang pendidikan tertentu, jenis kelamin tertentu, waktu kerja tertentu dan pengalaman tertentu. Sedikitnya lapangan kerja dan susahnya orang-orang melamar suatu pekerjaan adalah faktor kendala lain yang menjadikan oranng pada umumnya memilih berbisnis dan mengerjakan macam-macam usaha.

Tidak heran banyak orang yang mengerjakan bermacam macam usaha ini, memiliki pengharapan yang lebih agar apa yang mereka kerjakan juga turut memberi keuntungan secara materi. Lantas apa saja macam-macam usaha yang pada umumnya diminati banyak orang?

Sederhananya saja, hal yang umum dilakukan adalah berjualan atau berdagang, karena mereka dapat mencari keuntungan dari selisih harga modal yang mereka dapat untuk dijadikan harga jual yang meraup keuntungan dalam pasar. Apa saja macam-macam usaha dalam bidang perdagangan tersebut? Berikut adalah contoh macam-macam usaha dalam bidang perdagangan :

  1. Bahan pokok / sembako
  2. Bahan matang / Kuliner
  3. Jasa
  4. Makelar
  5. Property
  6. Barang mewah/fashion/dekorasi
  7. Teknologi/kendaraan bermotor/Gadget

Sudah sangat umum bagi kita untuk membeli kebutuhan pokok. Seperti beras, minyak goreng, tepung maupun bumbu dapur dan perlengkapan keperluan mandi serta mencuci. Meningkatkan jumlah penduduk, membuat kebutuhan pokok menjadi hal yang utama. Dari situlah mulai marak bermunculan warung atau took-toko kelontong di pingggir jalan besar atau bahkan di dalam pemukiman penduduk.

Macam-macam usaha perdagangan lain yaitu kuliner. Meningkatnya minat masyarakat akan makananpun menjadikan banyak orang menekuni usaha kuliner. Mulai dari jajanan, minuman olahan, makanan cepat saji, makanan tradisional maupun makanan beku atau frozen food. Pada aspek usaha ini, masih sangat banyak diminati orang dikarenakan besarnya keuntungan yang dapat mereka dapatkan dari usaha ini.

Selain itu, kuliner masih menjadi kebutuhan utama masyarakat modern yang sibuk dengan kegiatan dan pekerjaannya setiap harinya. Adapun macam-macam usaha jasa yang biasanya ditekuni seperti, jasa potong rambut, jasa makeup,jasa kecantikan, jasa pijat kebugaran atau juga jasa bimbingan belajar. Minimnya modal yang dikeluarkan dalam macam-macam usaha jasa, menjadikan aspek peraup keuntungan yang baik selain usaha kuliner tadi.

Bahkan sperti usaha jasa kebesihan rumah panggilan, pemula usaha tidak memerlukan modal yang banyak. Hanya cukup dengan sedikit modal alat-alat kebersihan dan selebihnya yaitu keuletan,ketelitian dan skills dalam bersih-bersih rumah saja, pelaku usaha sudah bisa meraup keuntungan dari jasa yang dijualnya.

Usaha yang tidak memerlukan modalpun ada, dengan menjadi makelar atas penjualan suatu produk, kita bias meraup keuntungan dari selisih harga yang penjual berikan kepada kita yang kemudian kita tujukan untuk pembeli yang kita dapatkan. Dari aspek papan/rumah, macam-macam usaha property juga mulai digeluti banyak orang. Kebutuhan orang akan tempat tinggal di perkotaan, mendorong usaha property berkembang seperti sekarang. Kebutuhan orang-orang akan tempat usaha yang strategispun juga menjadi penyumbang atas maraknya pelaku usaha property di kota-kota besar hingga pelosok pedesaan.

Tidak kita pungkiri pula, semakin meningkatnya taraf hidup seseorang, maka akan semakin tinggi gaya hidup dan konsumerisme orang tersebut. Untuk itu, usaha fashion juga masih sangat menjanjikan untuk dikerjakan. Bahkan meski sudah banyaknya produksi fashion dalam negeri, orang-orang masih sangat berminat dan memburu fashion produksi luar negeri. Barang mewah sekarang bukanlah hal yang tabu lagi untuk ditawarkan ke semua orang melalui iklan offline ataupun online.

Dikarenakan tingginya gaya hidup kaum milenial metropolitan di kota-kota besarlah yang menjadi pemicu banyak orang bahkan di desa, juga menjadi konsumtif akan gaya fashion terbaru atau terviral. Selain fashion, mereka juga membutuhkan transportasi pribadi dan kendaraan pribadi yang memudahkan mereka dalam bekerja dan beraktifitas.

Berdagang kedaraan dan gadget tentu memerlukan modal yang cukup besar, namun sekarang banyak perusahaan besar yang mempermudah pelaku bisnis menengah ke bawah dengan memberi sistem kulakan dengan tempo atau bayar belakang. Ini menjadikan menjamurnya toko-toko gadget di seluruh pelosok Indonesia makin berkembang dan turut memajukan kehidupan masyarakat, karena mereka dapat mengenal teknologi dalam genggaman mereka.

Macam-macam usaha yang semakin berkembang dan bervariasi ini adalah wujud dari berkembangnya peradaban masyarakat modern. Tidaklah salah bagi kita untuk tertarik terjun menjadi wirausahawan atau sekedar menjalani bisnis sampingan demi mendapatkan pemasukan tambahan. Namun jangan terlena dengan tergesa-gesa mengambil langkah untuk berdagang. Meski dalam berdagang kita psti mendapatkan keuntungan, tapi tidak dipungkiri bahwa setiap usaha mengandung resikonya masing-masing.

Maka sebelum mengambil keputusan pada bisnis atau usaha apa yang akan kita kerjakan, lebih baik cari tahu dahulu apa saja kekurangan dan kendala dalam bisnis tersebut. Jika kita sudah pelajari dengan lebih baik, jangan lupa untuk bertanya ada belajar dari orang alin atau pebisnis lain yang sudah lebih dulu menjalankan usaha tersebut, agar usaha bisnis yang kita jalankan dapat meraup keuntungan lebih maksimal dan bertahan dalam persaingan perdagangan yang kian ketat. Karena jika tidak mencari celah, trik dan tips terupdate, tentu usaha kita tidak akan berkembang malah akan menjadi monoton dan terancam pailit karena terdesak oleh bisnis dari wirausahawan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *