Penyebab Batuk Asma pada Anak – Penyakit asma merupakan salah satu jenis penyakit pernapasan yang bisa menyerang siapa saja. Penyakit jenis ini biasanya sudah dimiliki sejak kecil dan sampai saat ini, belum ada orang yang benar-benar sembuh dari penyakit asma. Penderita penyakit asma akan sering kambuh jika terpapar udara berpolusi tinggi serta terkena cuaca yang dingin.

Saat kambuh, penderita asma akan sering mengalami sesak napas. Sesak napas ini sering kali diiringi oleh batuk yang berkepanjangan. Orang-orang sering menyebut keadaan ini sebagai batuk asma. Batuk ini terjadi karena saluran udara ke dalam paru-paru terhambat. Supaya nafas bisa lancar kembali maka tubuh memicu gerak refleks batuk untuk mengeluarkan lendir dari dalam paru-paru.

Batuk seperti ini lebih sering terjadi pada anak-anak di malam hari karena udara malam yang cenderung dingin. Batuk asma pada anak bisa menyebabkan anak kesusahan untuk tidur karena batuk terus-menerus. Sebagai salah satu upaya dalam menangani penyakit ini, Anda sebagai orang tua harus mengetahui gejalanya.

Gejala Umum Batuk Asma

Secara umum, anak yang menderita batuk asma akan mengalami batuk kering atau juga berlendir. Batuk ini berlangsung selama berminggu-minggu. Anak juga akan mengalami mengi atau suara seperti nafas tertahan setiap kali menghirup atau menghembuskan napas. Napas anak juga pendek sehingga jika melakukan aktivitas berlebihan akan mudah ngos-ngosan.

Batuk asma pada anak juga bisa dilihat melalui gejala dada sesak, badan lemah, lesu karena batuk terus-menerus. Bukan hal yang aneh jika melihat anak penderita batuk asma kelihatan lebih lelah dari anak yang lainnya. Meski begitu, gejala yang timbul pada setiap anak berbeda-beda tergantung dari kondisi kesehatan anak itu sendiri.

Penyebab Batuk Asma

Supaya anak yang sudah memiliki riwayat asma tidak mudah mengalami batuk asma maka perlu dihindarkan dari penyebab-penyebabnya. Ada beberapa pemicu batuk asma yang berbeda pada setiap anak, namun tetap memiliki poin yang sama. Penyebab batuk asma yang paling umum adalah anak memiliki alergi tertentu yang bisa memicu penyakit asma. Misalnya saja alergi terhadap debu, asap rokok, makanan dan lain sebagainya.

Jika ada anggota keluarga lain yang memiliki riwayat asma ini bisa menjadi penyebab batuk asma pada anak. Hal ini memang bukan pemicu utama akan tetapi hal inilah yang memungkinkan anak memiliki penyakit yang sama. Penyebab selanjutnya adalah adanya infeksi pada saluran pernapasan. Kemudian terkena paparan asap rokok sebelum atau sesudah lahir.

Berat badan anak yang rendah saat lahir pun bisa menjadi salah satu penyebab anak mengalami batuk asma. Ditambah jika kemudian anak tinggal di lingkungan yang kebersihannya tidak terjaga. Hal itu bisa memperburuk keadaan anak. Penyakit kulit kronis seperti eksim juga bisa memicu batuk asma.

Pencegahan Batuk Asma pada Anak

Supaya anak tidak terkena batuk asma, maka harus dilakukan pencegahan sejak dini. Pencegahan batuk asma pada anak sama artinya Anda harus mencegah penyakit asma yang diderita oleh anak untuk kambuh. Jika penyebab asma kambuh adalah karena alergi, maka jauhkan hal-hal yang mampu memicu alergi tersebut. Entah itu berupa makanan, benda, hewan atau keadaan lingkungan. Informasikan juga masalah alergi ini kepada keluarga terdekat dan guru tempat anak Anda belajar.

Lakukan pemeriksaan rutin ke dokter yang sudah biasa menangani anak Anda. Pemeriksaan ini berguna untuk memantau sejauh mana penyakit asma yang diderita oleh anak. Jika akan mengunjungi daerah-daerah berpolusi tinggi, dengan tingkat asap yang cukup tebal, pakaikan masker berupa kain bersih.

Memakaikan masker pada anak yang memiliki asma setiap akan keluar itu sudah menjadi sebuah kewajiban. Batuk asma pada anak akan memburuk jika dibiarkan begitu saja. Simpan selalu inhaler pada tas anak kemanapun dia pergi sebagai bentuk penjagaan. Lebih baik lagi jika anak diberikan obat secara teratur dan tepat waktu supaya asma yang dideritanya tidak mudah kambuh.

Jangan pernah sekali-kali mengabaikan sedikit saja gejala penyakit asma yang kambuh. Penyakit asma yang tidak ditangani dengan baik dan tepat bisa mengakibatkan kematian anak. Untuk menghindari hal tersebut maka lakukan pencegahan dengan baik dan beri pengertian kepada anak serta orang-orang di sekitarnya untuk bisa saling menjaga.

Pertolongan Pertama Ketika Batuk Asma pada Anak Kambuh

Jika batuk asma pada anak kelihatan mulai kambuh, hal pertama yang perlu dilakukan adalah menjauhkan anak dari pemicu atau penyebab kambuhnya asma. Setelah itu, minta anak untuk duduk diam dengan santai. Pandu anak untuk melakukan penarikan napas yang dalam. Anda harus melakukannya dengan tenang supaya anak tidak ikut panik dengan keadaannya sendiri. Orang tua yang tenang akan memberikan ketenangan kepada anak.

Longgarkan pakaian yang dikenakan oleh anak. Jika memakai baju berkancing, buka satu dua kancing bagian atas. Jika mengenakan baju berlapis, buka beberapa bagian lapisan pakaiannya. Berikan inhaler dan pinta anak untuk menghirupnya dua kali dengan jeda dua menit. Lakukan terus hingga anak merasa lebih baik.

Jika batuk asma pada anak kambuh di luar dan anak lupa tidak membawa inhaler maka bisa diganti dengan menggunakan air hangat. Berikan air hangat itu untuk diminum hingga akhirnya inhaler baru diperoleh. Jika semua penanganan awal ini tidak berhasil, segera bawa anak ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pada beberapa kasus, ada batuk asma yang perlu segera untuk ditangani. Salah satu keadaan yang perlu penanganan cepat adalah jika batuk anak sudah disertai dengan darah dan demam tinggi yang lama meski sudah diberi obat. Begitu juga jika nafsu makan anak sudah turun drastis dan malam hari sering berkeringat.

Batuk asma pada anak yang sudah separah ini harus segera ditangani dan dirawat oleh dokter. Jangan biarkan penyakitnya semakin parah. Penanganan yang cepat dan tepat akan mengurangi resiko yang lebih buruk. Anak juga akan kembali sembuh dengan lebih cepat.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *