Berat badan anak merupakan salah satu indikator pada tingkat perkembangan tubuh. Anak dengan berat badan yang rendah cenderung akan lebih mudah terpapar penyakit tertentu. Meski demikian, para ibu perlu mewaspadai bila berat badan anak tidak naik secara teratur dalam kurun waktu tiga bulan.

Faktor Penyebab Berat Badan yang Terhambat

  • Kurangnya Asupan Kalori dalam Tubuh

Persentase 90% merupakan angka cukup tinggi dari beberapa kasus kurangnya asupan gizi dan kalori pada tubuh anak yang menjadi penyebab utama kenaikan berat badan yang tidak signifikan. Seorang anak yang tidak tertarik makan dengan berbagai alasan, akan menghambat anjuran gizi dan makanan sehat yang seharusnya dikonsumsi.

  • Terlalu Sensitif pada Makanan atau Terdapat Masalah Neurologis

Penyebab lain berat badan anak tidak naik secara teratur bisa dikarenakan terlalu sensitif terhadap makanan dan anak yang terlalu pilih-pilih. Hal ini juga bisa memicu timbulnya masalah neurologis yang perlu diperiksakan secara medis. Masalah neurologis yang dimaksud bisa berkaitan dengan kondisi cerebral palsy atau kelainan celah langit-langit.

  • Terdapat Masalah Reflux

Kondisi reflux juga bisa menjadi penyebab berat badan anak tidak naik. Kondisi ini akan membuat lambungnya lebih susah menerima makanan karena terlalu sering muntah disebabkan asam lambung yang cepat naik ke kerongkongan. Hal ini membuat tonus otot melemah dan bisa memicu gangguan lainnya.

  • Terdapat Masalah pada Pankreas

Pankreas merupakan salah satu anggota tubuh yang cukup penting untuk mengelola makanan setelah usus. Bila anak mengalami masalah pankreas, maka proses pencernaannya tidak akan berjalan dengan lancar. Umumnya hal yang ditimbulkan berasal dari tinja yang besar, berbusa, berbau busuk, atau justru terlalu lembek. Hal ini membuat perut tidak nyaman dan mengurangi nafsu makannya.

  • Adanya Gangguan pada Lapisan Usus

Gangguan pada lapisan usus anak akan membuat pencernaan terganggu. Hal ini menjadi salah satu faktor berat badan anak tidak naik, karena tidak banyak makanan yang bisa terserap secara benar dalam ususnya. Pada penyakit celiac, gejala bisa diketahui dari jumlah kandungan gluten yang masuk pada tubuh anak.

  • Terdapat Kelainan Genetik secara Kromosom

Tak hanya faktor luar, faktor dari dalam juga bisa dijadikan tersangka dalam kasus seretnya kenaikan berat badan. Jika terdapat kelainan genetik secara kromosom, maka hal itu menjadi evaluasi yang harus dibantu tenaga ahli. Kelainan genetik ini juga bisa menggiring anak pada penyakit kelenjar tiroid dan masalah ginjal.

Cara Menaikkan Berat Badan Anak

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan para ibu untuk menggenjot berat badan anak. Cara-cara ini berlaku hanya jika anak bukan dalam kondisi memiliki penyakit atau kelainan kromosom.

  • Untuk anak di bawah usia 6 bulan

Untuk mengatasi berat badan anak tidak naik pada bayi ASI, para tenaga kesehatan akan lebih menyarankan pada asupan konsumsi ibu menyusui, karena akan berpengaruh pada pertumbuhan bayinya. Selanjutnya, jika masalah psikologis mengganggu produksi ASI, maka para konselor ASI siap membantu pemulihan dengan manajemen laktasi secara benar.

  • Untuk anak di atas usia 6 bulan

Jika anak sudah dalam tahap menyusu dan masuk tahapan MPASI, maka pemberian makanan dengan tinggi kalori akan membantu dalam kenaikan berat badannya. Ada beberapa tips lain yang bisa para ibu terapkan untuk menyiasatinya.

  • Lebih Sering Disusui

Selain untuk meningkatkan bonding dengan anak, kegiatan menyusui yang benar dapat menjadi salah satu cara mudah untuk mengatasi berat badan anak tidak naik. Perhatikan asupan makan ibu menyusui agar tujuan menaikkan berat bisa berjalan dengan lancar.

  • Konsumsi oatmeal

Tambahan konsumsi oatmeal dan puree buah pada jam cemilan akan membantu anak untuk menaikkan berat badannya. Oatmeal diperkaya zat besi yang mengandung vitamin yang sangat baik bagi masa pertumbuhan anak. Tak hanya itu saja, oatmeal juga mengandung ekstra kalori yang bermanfaat untuk tubuh..

  • Menambahkan Olive Oil

Olive oil atau minyak zaitun juga bisa menjadi alternatif solusi berat badan anak tidak naik. Lemak tambahan ini bisa diberikan pada anak sebagai asupan makanan pendamping asi saat sarapan, makan siang, atau makan malam. Olive oil mengandung kalori yang besar dan baik untuk tubuh.

  • Penggunaan Margarin dan Mentega

Lemak tambahan lain yang baik untuk menaikkan berat badan anak yakni margarin dan mentega. Berasal dari bahan yang berbeda, kandungan keduanya cukup dominan dalam vitamin A, B1, D, dan protein. Cukup tambahkan pada makanan anak setelah selesai dimasak agar nutrisinya tidak hilang.

Makanan Pendukung untuk Kenaikan Berat Badan 

  • Konsumsi Telur

Telur menjadi salah satu makanan penunjang pada masalah berat badan anak tidak naik. Telur mudah didapatkan di mana saja. Ia juga mengandung sumber protein yang tinggi, kaya vitamin A dan vitamin B12.

  • Konsumsi Buah Pisang

Pisang merupakan buah yang mengandung sumber energi alami, kandungan gula alaminya baik untuk tubuh, terutama dalam porsi untuk menaikkan berat badan. Selain itu, pisang juga mengandung karbohidrat dan kalori yang cukup besar untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak di masa pertumbuhannya.

  • Konsumsi Alpukat

Buah alpukat juga baik untuk mengatasi berat badan anak tidak naik. Kandungan lemak dan kalorinya setara dengan sepiring nasi dan lauk pauknya. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika sajian alpukat banyak dikemas untuk meningkatkan nafsu makan anak. Sudahkah anak Anda konsumsi alpukat pada minggu ini?

  • Konsumsi Kentang

Kentang termasuk bagian sumber karbohidrat selain tepung dan beras. Untuk menyiasati agar berat badan anak segera bertambah, para ibu harus bisa mengatur sekitar 40% asupan karbohidrat dalam piring anak. Kentang mengandung asam amino yang baik untuk tubuh, dengan kandungan arginine dan glutamine yang cukup mengenyangkan untuk membentuk energi dalam beraktivitas.

  • Konsumsi Daging

Daging segar sangat baik untuk mencegah berat badan anak tidak naik. Baik daging ayam, daging sapi, maupun daging ikan, semuanya memiliki kandungan vitamin yang baik untuk meningkatkan berat badan anak.

Masalah tentang berat badan anak tidak naik ini bukanlah masalah yang berat. Jika anak cenderung susah makan, ada baiknya para ibu membubuhkan vitamin tambahan demi terpenuhinya gizi yang seimbang. Dengan demikian, semua cakupan nutrisinya dapat terjaga dan anak tetap sehat.

Berat badan yang stagnan pada anak harus Ibu perhatikan, barangkali saja anak mengalami gangguan kesehatan seperti gangguan pankreas atau organ lain. Selain itu, berat badan anak yang tidak kunjung naik bisa juga disebabkan oleh kurangnya asupan kalori. Oleh karena itu, Ibu harus memastikan dua hal sekaligus, yakni kesehatan organ pencernaan dan pemenuhan kalori. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *